Ada 6 Perusahaan yang Bersedia UMSK 2019 Diberlakukan

SWARAGRESIK – Buruh yang tergabung dalam Sekretariat Bersama (Sekber) Kabupaten Gresik sempat menuntut diberlakukannya Upah Minimum Sektor Kabupaten (UMSK) 2019. Pertemuan antara pihak buruh dan pengusaha pun sudah sempat difasilitasi oleh Wakil Bupati Mohammad Qosim, Senin (21/1/2019) lalu.

Terkait keinginan para buruh, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik, Ninik Asrukin mengatakan, bahwa ada enam dari 49 perusahaan di Gresik yang menyatakan kesanggupan untuk memberlakukan UMSK tahun 2019.

“Enam perusahaan tersebut telah membuat surat pernyataan, yang berisi kesanggupannya terkait pemberlakuan UMSK 2019. Ada yang 3 persen hingga 5 persen. Itu bergantung pada kemampuan perusahaan masing-masing,” ujar Ninik.

Adapun Pemkab Gresik tidak keberatan mengusulkan UMSK tersebut kepada Gubernur Jawa Timur. Asalkan, pihak perusahaan mempunyai komitmen dan menyatakan kesanggupan dalam membayar UMSK tersebut.

“Tentu sesuai dengan regulasi yang ada, sehingga dengan adanya UMSK di Gresik dapat diterima semua pihak, dalam hal ini pengusaha dan buruh. Sehingga Gresik akan tetap kondusif dalam hubungan industrial,” ucap dia.

Sebelumnya, ribuan massa buruh yang tergabung dalam Sekber Gresik sempat melakukan aksi unjuk rasa, menuntut diberlakukannya UMSK sebesar 5 persen, 7 persen, hingga 9 persen dari nilai UMK Rp3.867.874,-