Kepala Desa Laban Diamankan Polisi Karena Pungli

SWARAGRESIK – SE (46) yang menjabat sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, diamankan jajaran Satreskrim Polres Gresik. Penangkapan dilakukan, lantaran yang bersangkutan diduga telah melakukan praktek pungutan liar (pungli).

Kejadian tersebut bermula dari korban S, salah satu warga Desa Laban yang hendak mengurus surat tanah, diminta sejumlah uang oleh pelaku. Di mana korban diminta untuk menyerahkan sebesar Rp20 juta, guna pengurusan surat keterangan objek pajak untuk ketetapan pajak bumi dan bangunan, dari objek tanah yang bakal dijual seharga Rp90 juta.

Hanya saja, korban yang diminta untuk menyediakan uang sebesar Rp20 juta tidak menyanggupi permintaan pelaku, dengan ia hanya mampu menyanggupi senilai Rp10 juta. Dengan uang senilai Rp5 juta sudah diberikan secara tunai, dan sisanya bakal diberikan menyusul.

“Mendapat laporan, tim dari Satreskrim Polres Gresik kemudian menelusuri di lapangan dan memang benar. Akhirnya, pelaku kami amankan berikut beberapa barang bukti,” ungkap Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, Senin (7/5/2018).

Dalam rilis yang dilaksanakan di halaman Mapolres Gresik, selain tersangka, pihak kepolisian juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, uang tunai sebesar Rp5 juta, satu lembar bukti kwitansi, satu buah flash disk, serta surat kutipan dari buku C.

Tersangka dikenakan Pasal 12 huruf e atau Pasal 11 Undang-Undang tindak pidana korupsi nomor 20 tahun 2001, dan perubahan atas Undang-Undang tahun 1999. Dengan ancaman penjara, paling ringan empat tahun dan maksimal 20 tahun, serta denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here