Lomba Teknologi Tepat Guna Gresik 2018 Digelar

SWARAGRESIK – Bertempat di gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP), sebanyak 18 kelompok peserta unjuk kebolehan dalam gelaran Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG), yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemkab Gresik.

Tidak hanya diikuti oleh pelajar, namun beberapa inovasi di antaranya dikembangkan oleh para generasi muda desa yang ada di Gresik. Ada beberapa karya TTG yang mendapat perhatian dari pengunjung, di antaranya kursi roda listrik tenaga surya karya SMK Negeri Driyorejo. Sebuah kursi roda yang di belakangnya terdapat solar cell, dengan kendali menggunakan handphone.

Adapun karya lain yang juga dipamerkan adalah OTIK alias ontel matic, karya Syahrul Ramadhan dan Afrianki Purwanto dari SMK Muhammadiyah 1 Gresik. Yakni, modifikasi sepeda dengan menempel mesin rumput kecil yang sudah dicoba dari Kecamatan Bungah sampai WEP, hanya menghabiskan bahan bakar 500 ml.

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat Desa, Suharsi mengatakan, maksud diselenggarakan kegiatan ini adalah upaya optimalisasi sumber daya alam desa, memajukan ekonomi desa, serta penguatan kapabilitas masyarakat desa.

“Kegiatan ini sebagai salah satu upaya kami untuk peningkatan partisipasi masyarakat dengan mendorong pembentukan, pengembangan, dan penguatan pos pelayanan teknologi yang tersebar di setiap kecamatan,” kata Suharsi.

Selain karya itu, beberapa karya lain yang ikut berpartisipasi di antaranya, alat pengupas sabut kelapa sistim putar karya SMK Hidayatul Ummah Balongpanggang, wadah pemanas air tenaga surya otomatis menggunakan timer digital milik SMK Al Azhar Menganti, mengendalikan peralatan elektronik jarak jauh SMK PGRI Gresik, pembuatan pupuk organik oleh Lisa Umami Sirnoboyo Benjeng, serta pemberi makan ikan otomatis via SMS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here