OTT BPPKAD, Baru 1 Orang Ditetapkan Tersangka

SWARAGRESIK – Baru satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka, dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik di kantor Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Senin (14/1/2019) kemarin.

Sesuai dengan penuturan pihak Kejari Gresik, tersangka tersebut berinisial MM, yang baru saja diangkat menjadi Plt Kepala BPPKAD. Sebelumnya, MM menjabat sebagai sekretaris di lingkup BPPKAD.

“Sementara ada satu tersangka, berinisial MM. Dan mungkin ini akan berkembang, kita lihat sesuai dengan hasil pemeriksaan nanti,” ujar Kajari Gresik Pandoe Pramoekartika, Selasa (15/1/2019) malam.

MM dalam hal ini diduga melakukan praktik pemotongan uang jasa insentif bagi para pegawai di lingkup BPPKAD, dengan jumlah uang yang diamankan pada saat OTT dilakukan sebanyak Rp537 juta. Dengan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Pasal 12 E, 12 F, dengan ancaman hukuman pidana minimal empat tahun.

Adapun beberapa orang yang sebelumnya sempat ikut dibawa usai penggeledahan, sudah diperkenankan kembali ke rumah masing-masing usai dimintai keterangan. Termasuk, empat orang pegawai terakhir yang ikut diperiksa bersama MM dan sempat menginap dan bermalam di kantor Kejari Gresik.

“Ada empat orang lagi, berinisial MY, AFS, ANA, dan AHR. Tapi, mereka juga kami persilakan pulang juga, dengan status sebagai saksi,” ucap dia.