Pengguna Knalpot Brong Bakal Ditilang

SWARAGRESIK – Untuk menciptakan rasa nyaman dan menghindarkan dari kejadian yang tidak diinginkan dalam perayaan Tahun Baru 2019, jajaran Polres Gresik siap menindak konvoi motor serta pengguna knalpot brong.

Bahkan Satlantas Polres Gresik sudah melakukan sosialisasi mengenai hal itu, dengan mendatangi bengkel, toko spare parts, serta komunitas motor yang ada di Gresik. Sehingga mereka akan menindak bila nantinya masih ada yang melanggar, dengan melakukan penilangan.

“Setiap kendaraan bermotor yang digunakan di jalan raya, diatur dalam Undang-Undang RI No.22 Tahun 2009, tentang lalu-lintas dan angkutan jalan. Kami memang sudah berkomitmen, agar jangan sampai masyarakat yang sedang merayakan dan ingin menikmati tahun baru nantinya terganggu oleh hal-hal demikian,” ujar Kanit Dikyasa Satlantas Polres Gresik, Ipda Darwoyo, Kamis (27/12/2018).

Ia lantas menjelaskan, sesuai peraturan menteri lingkungan hidup No.7 tahun 2009. Yakni, untuk kendaraan sepeda motor dengan kapasitas mesin hingga 80cc memiliki batas kebisingan 77 desibel, kapasitas mesin 80 hingga 175cc batas kebisinganya 80 desibel, dan kapasitas mesin di atas 175cc batas kebisinganya 83 desibel.

“Sebab pemakaian knalpot yang tidak sesuai aturan, bisa menyebabkan kerusakan mesin. Dan yang paling parah, bisa memicu perkelahian dan tawuran karena provokasi dari suara yang ditimbulkan knalpot,” jelasnya.

Darwoyo menegaskan, pihaknya tidak segan untuk menilang para pelanggar sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Yakni, pelanggar dapat dikenakan pidana dengan kurungan paling lama satu bulan dan denda maksimal Rp250 ribu.