SAKIP 2018, Pemkab Gresik Dapatkan Nilai A

SWARAGRESIK – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), memberikan nilai ‘A’ atas kinerja Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Gresik Tahun 2018.

Penghargaan tersebut langsung diterima oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dari Kemenpan RB, Syafruddin, pada acara apresiasi dan penyerahan Laporan Hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (LHE AKIP) Award 2018 di Golden Tulip, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (6/2/2019).

“Ini artinya, kerja keras kita dalam menciptakan manajemen pemerintahan yang akuntabel telah mendapat pengakuan. Namun yang terpenting adalah bagaimana kami bisa melayani masyarakat dengan aparatur yang professional,” kata Sambari.

Pemkab Gresik sendiri telah menerapkan tujuh program pemerintahan yang akuntabel. Dengan empat di antaranya berbasis elektronik, e-budgeting, e-controling, e-planing, dan e-monitoring. Kemudian program pengawasan kepegawaian melalui system ‘Sipantas’, yang diterapkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Sipantas merupakan program yang mengatur aktivitas pegawai yang masuk kantor harus absen melalui finger print, kemudian dia harus melakukan aktiviitas dalam sehari. Hasil dari pekerjaan itu kemudian mendapat persetujuan pimpinan untuk bisa mendapatkan akses absen keluar.

“Jadi jika pegawai ini tidak bekerja atau di kantor hanya berdiam diri, maka absen keluar akan tertolak oleh sistem,” jelasnya.