Soroti Kinerja Pemerintah, Gepal Gelar Demo di Depan DPRD

SWARAGRESIK – Untuk memberikan refleksi kepada pemerintah daerah, puluhan orang yang mengatasnamakan dirinya Gerakan Penolak Lupa (Gepal), menggelar aksi damai di depan gedung DPRD Gresik, Rabu (2/1/2019).

Mereka berorasi, sekaligus mengajak kepada masyarakat Gresik untuk tidak pernah melupakan masa lalu sebagai pegangan di masa yang akan datang. Mereka juga menyoroti beberapa hal, yang dianggap masih terdapat ketimpangan dan kejanggalan.

“Seperti pendidikan. Di mana biaya pendidikan di Gresik masih memegang rekor nomor satu di Jawa Timur. Belum lagi masih adanya kasus penahanan ijazah, jual-beli kursi untuk sekolah favorit, serta kesenjangan terhadap layanan pendidikan,” ujar korlap aksi, Syafiudin.

Tidak hanya masalah pendidikan, massa Gepal juga menyoroti kejanggalan yang terdapat di dunia kesehatan, yang dinilai masih terdapat banyak disparitas. Begitu juga dengan infrastuktur, dengan mereka melihat bila jajaran pemerintahan daerah saat ini lebih ‘gemar’ dengan mega proyek ketimbang yang mendatangkan banyak manfaat.

“Juga untuk masalah ketenagakerjaan, yang mana masih banyak terdapat banyak penggangguran di Gresik. Penataan PKL (Pedagang Kaki Lima) yang cenderug tidak manusiawi, juga tidak seriusnya dalam penanganan bidang seni dan olahraga,” ucap dia.

Atas dasar tersebut, massa yang tergabung dalam Gepal menghimbau sekaligus mengajak kepada masyarakat Gresik, supaya tidak lupa sehingga bisa menjadikan pemerintahan daerah bisa lebih baik di tahun ini.