Sosialisasikan Antisipasi Gerakan Radikalis dan Terorisme

SWARAGRESIK – Dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim, sekitar 500 undangan yang terdiri dari anggota Kodim 0917 Gresik, Polres Gresik, para kepala desa, Camat, serta perwakilan organisasi Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, LDII, dan juga MUI, mengikuti acara sosialisasi antisipasi gerakan radikal dan terorisme di ruang Mandala Bakti Praja, kompleks gedung Pemkab Gresik, Kamis (13/9/2018).

“Saya menganggap anda ini, sangat perduli dengan stabilitas kemanan dan stabilitas politik di lingkungan anda. Meski anda beragam dari berbagai kelompok, tapi komitmen anda untuk menjaga Gresik aman dan kondusif sangat kami banggakan,” buka Qosim.

Ia berharap, masyarakat Gresik dapat lebih waspada dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya masing-masing dalam waktu ke depan. Terutama, pada saat menjelang Pemilihan Umum (Pemilu).

Setali tiga uang, Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro dalam sambutannya juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada. Sebab Kapolres mensinyalir, masih adanya eksistensi kelompok radikal, teroris, serta kelompok anti Pancasila, yang siap merongrong keutuhan NKRI.

“Kita semua untuk tetap waspada dan sama-sama mengantisipasi. Mari bersama-sama berikan pengawasan terhadap aktivitas kelompok-kelompok, tiga pilar (Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan kades/lurah) harus kompak dan bekerjasama, memantau wilayahnya sampai dengan RW dan RT,” kata Wahyu.

Kapolres juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap dan terus bekerjasama, meningkatkan sinergitas bersama antara Polres dan Kodim 0817, yang didukung oleh seluruh komponen masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Gresik, guna mengantisipasi penyebaran paham radikal dan terorisme.