Tim Peningkatan PAD Gresik Siap Segel Bangunan Tak Ber-IMB

SWARAGRESIK – Terhitung mulai minggu depan, tim peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gresik, bakal siap melakukan penyegelan perusahaan yang melanggar aspek perizinan.

Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Mulyanto, kebijakan ini diambil setelah tim yang beranggotakan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini melakukan verifikasi sejak Februari sampai Oktober 2018 kepada 400 perusahaan, dengan 15 persen perusahaan tersebut belum mengantongi izin secara lengkap.

Adapun tim peningkatan PAD Kabupaten Gresik berisi DPM PTSP, Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah(BPPKAD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan, Bappeda, Dinas PU, serta Bagian Hukum Setda Gresik.

“Berbagai macam pelanggaran perizinan yang tidak dicukupi oleh perusahaan, pengembang atau beberapa tempat usaha yang lain. Terutama izin mendirikan bangunan (IMB),” ujar Mulyanto, Kamis (25/10/2018).

Beberapa pelanggaran yang dicontohkan Mulyanto di antaranya, perusahaan tersebut menambah bangunan tapi masih menggunakan IMB lama, sehingga IMB tidak lagi sesuai. Ada juga bangunan yang sudah berdiri dan difungsikan, tapi belum mengantongi IMB. Bahkan ada pengembang perumahan, yang IMB belum beres diurus tapi sudah beraktivitas.

“Untuk temuan pelanggaran IMB ini, kebanyakan ada di wilayah Gresik bagian selatan. Ada temuan dari tim peningkatan PAD yaitu sebanyak 20 perusahaan yang tidak memiliki IMB, atau IMB tidak sesuai. Atas pelanggaran tersebut, potensi kerugian negara mencapai sebesar Rp25,7 miliar,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here