Wakil Ketua DPRD Gresik Dukung Optimalisasi PAD Melalui Retribusi Parkir

SWARAGRESIK – Wacana untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir oleh Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim, berbanding lurus dengan apa yang diharapkan oleh salah satu Wakil Ketua DPRD Gresik, Nur Saidah.

Konsep yang ditawarkan juga hampir serupa, dengan Nur Saidah ingin coba mengubah kesemrawutan yang ada di sepanjang Jalan Raya Duduksampean, akibat truk yang parkir sembarangan menjadi PAD bagi Kabupaten Gresik.

“Sebab saya yang merupakan warga Duduksampeyan, tahu benar bagaimana truk-truk itu parkir sembarangan di bahu jalan. Selain membuat kesemrawutan di sepanjang jalan, tentu saja itu membahayakan bagi pengendara yang lain,” ujar Nur Saidah.

Bahkan untuk membuktikan hal tersebut, Nur Saidah sempat mengajak awak media untuk melihat secara langsung truk-truk yang sedang parkir di bahu jalan sepanjang raya Duduksampean, Selasa (22/1/2019) malam.

“Kendaraan besar yang di parkir di bahu jalan tentu bisa memicu kecelakaan, apalagi kalau malam, karena jarak pandang pengemudi kendaraan tak se-leluasa pada siang hari. Makanya, perlu ada solusi yang pas untuk mengatasi hal ini, apalagi kerap kali sopir truk tetap membandel meski sudah sering dilakukan penertiban,” ucap dia.

Nur Saidah menginginkan, adanya formulasi yang tepat untuk bisa menertibkan truk-truk supaya tidak parkir sembarangan di bahu jalan. Sebab beberapa kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Duduksampean juga dikarenakan hal tersebut.

“Jadi sekalian menertibakan kesemrawutan yang terjadi, ada baiknya hal ini dimanfaatkan untuk menambah PAD dari sektor retribusi parkir. Salah satunya, dengan menyediakan atau membangun rest area berbayar di Jalan Raya Duduksampean,” kata dia.

Karena ia pun menyadari, jika para sopir yang memarkir truk di bahu jalan yang ada di raya Duduksampean tersebut, kadangkala memang membutuhkan waktu sebentar untuk beristirahat dan melepas penat usai menempuh perjalanan jauh.

“Terkait hal ini, secepatnya kami akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk ditindaklanjuti. Karena sekali lagi, ini potensi besar yang bisa dimanfaatkan dan sekaligus bisa untuk mengurangi angka kecelakaan yang terjadi,” tutur dia.

Sebelumnya, Nurhamim juga sempat mengutarakan wacana untuk bisa mengubah kesemrawutan yang ada di Kali Tutup, untuk menjadi salah satu item yang bisa mendongkrak PAD Gresik melalui retribusi parkir. (ADV)